<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Pornografi, Demokrasi dan Alinenasi</title>
	<atom:link href="http://www.victorsilaen.com/index.php/2008/11/01/pornografi-demokrasi-dan-alinenasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/11/01/pornografi-demokrasi-dan-alinenasi/</link>
	<description>Rangkuman Tulisan dan Pemikiran Seorang Victor Silaen (VS)</description>
	<pubDate>Sun, 05 Feb 2012 11:59:13 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
		<item>
		<title>By: pligg.com</title>
		<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/11/01/pornografi-demokrasi-dan-alinenasi/#comment-40</link>
		<dc:creator>pligg.com</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 13:40:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://victorsilaen.com/?p=53#comment-40</guid>
		<description>&lt;strong&gt;Pornografi, Demokrasi dan Alinenasi...&lt;/strong&gt;

Dari Bali, suara keberatan atas RUU Pornografi kembali disampaikan pemerintah dan wakil rakyat di provinsi seribu pura itu....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pornografi, Demokrasi dan Alinenasi&#8230;</strong></p>
<p>Dari Bali, suara keberatan atas RUU Pornografi kembali disampaikan pemerintah dan wakil rakyat di provinsi seribu pura itu&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: victor silaen</title>
		<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/11/01/pornografi-demokrasi-dan-alinenasi/#comment-39</link>
		<dc:creator>victor silaen</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2008 04:58:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://victorsilaen.com/?p=53#comment-39</guid>
		<description>Bung Markus, terima kasih komennya. Serius, saya sih selalu mikir, bukan cuma dikit, malah banyak. Wong kerjanya dosen, peneliti, pengamat, masa sih nggak sering mikir....

Kalau kita berbeda, nggak apa-apa deh, asal jangan saling menjatuhkan ya...

@Bung Yeyep, terima kasih dukungannya. Saya tersanjung nih dijuluki Obama Indonesia. Doakan ya, agar jadi kenyataan....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bung Markus, terima kasih komennya. Serius, saya sih selalu mikir, bukan cuma dikit, malah banyak. Wong kerjanya dosen, peneliti, pengamat, masa sih nggak sering mikir&#8230;.</p>
<p>Kalau kita berbeda, nggak apa-apa deh, asal jangan saling menjatuhkan ya&#8230;</p>
<p>@Bung Yeyep, terima kasih dukungannya. Saya tersanjung nih dijuluki Obama Indonesia. Doakan ya, agar jadi kenyataan&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yeyep Pirdaus</title>
		<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/11/01/pornografi-demokrasi-dan-alinenasi/#comment-33</link>
		<dc:creator>Yeyep Pirdaus</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 03:33:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://victorsilaen.com/?p=53#comment-33</guid>
		<description>Victor :
Kalau orang bertanya, mau apa Victor Silaen dengan DPD? Apa yang akan ia perjuangkan nantinya di DPD? Tidakkah ia akan sama juga dengan politisi2 lainnya nanti?

Yeyep :
Awalnya juga saya berfikir seperti itu, nanti anda akan bekerja dengan Tim, disana anda tidak sendiri, banyak suara &#38; kepentingan. Mungkinkah anda bisa menyerukan apa-apa yang selama ini anda anggap ideal &#38; benar?

Victor :
Terus-terang, saya belum memikirkan soal DPD ini dalam inci yang rinci. Saya hanya ingin, apa yang selama ini selalu saya suarakan dengan lantang melalui tulisan dan di forum2, dapat lebih efektif jika saya berada di lembaga negara. Tapi saya jadi berpikir akhir2 ini, mungkin inilah yang namanya “doing the truth“. Saya harus menghidupi kebenaran yang selalu saya suarakan itu. Saya tidak ingin cuma “omdo“, beraninya bicara “di media atau di forum seminar/diskusi” (atau di milis).

Yeyep :
Anda yang idealis, dan saya percaya itu, saya pernah mendapatkan banyak ilmu dari anda, saya mensuport anda bila kelak mimpi anda jadi kenyataan, bahwa bukan saatnya lagi kita jual mimpi kepada rakyat, karena rakyat yang telah memberikan anda kepercayaan, rakyat yang mustinya anda layani, karena gaji mereka didapat dari keringat rakyat, bunuh semua kenyataan yang selama ini ada (salah), karena penyakit itu akan senantiasa menjangkiti siapa saja termasuk anda nanti.

Viktor :
Itulah yang utama yang ingin saya buktikan nanti. Beranikah saya bicara kebenaran dan keadilan meski orang banyak tidak mendukung saya?

Yeyep :
Saya yakin anda bisa karena anda adalah Obama Indonesia, anda benar Tuhan akan senantiasa bersama perjuangan anda, tidak sekarang, kelak akan terbukti, saya berharap banyak dari anda, semoga perjuangan anda berhasil.

Good Luck!

YepFird.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Victor :<br />
Kalau orang bertanya, mau apa Victor Silaen dengan DPD? Apa yang akan ia perjuangkan nantinya di DPD? Tidakkah ia akan sama juga dengan politisi2 lainnya nanti?</p>
<p>Yeyep :<br />
Awalnya juga saya berfikir seperti itu, nanti anda akan bekerja dengan Tim, disana anda tidak sendiri, banyak suara &amp; kepentingan. Mungkinkah anda bisa menyerukan apa-apa yang selama ini anda anggap ideal &amp; benar?</p>
<p>Victor :<br />
Terus-terang, saya belum memikirkan soal DPD ini dalam inci yang rinci. Saya hanya ingin, apa yang selama ini selalu saya suarakan dengan lantang melalui tulisan dan di forum2, dapat lebih efektif jika saya berada di lembaga negara. Tapi saya jadi berpikir akhir2 ini, mungkin inilah yang namanya “doing the truth“. Saya harus menghidupi kebenaran yang selalu saya suarakan itu. Saya tidak ingin cuma “omdo“, beraninya bicara “di media atau di forum seminar/diskusi” (atau di milis).</p>
<p>Yeyep :<br />
Anda yang idealis, dan saya percaya itu, saya pernah mendapatkan banyak ilmu dari anda, saya mensuport anda bila kelak mimpi anda jadi kenyataan, bahwa bukan saatnya lagi kita jual mimpi kepada rakyat, karena rakyat yang telah memberikan anda kepercayaan, rakyat yang mustinya anda layani, karena gaji mereka didapat dari keringat rakyat, bunuh semua kenyataan yang selama ini ada (salah), karena penyakit itu akan senantiasa menjangkiti siapa saja termasuk anda nanti.</p>
<p>Viktor :<br />
Itulah yang utama yang ingin saya buktikan nanti. Beranikah saya bicara kebenaran dan keadilan meski orang banyak tidak mendukung saya?</p>
<p>Yeyep :<br />
Saya yakin anda bisa karena anda adalah Obama Indonesia, anda benar Tuhan akan senantiasa bersama perjuangan anda, tidak sekarang, kelak akan terbukti, saya berharap banyak dari anda, semoga perjuangan anda berhasil.</p>
<p>Good Luck!</p>
<p>YepFird.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: markus</title>
		<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/11/01/pornografi-demokrasi-dan-alinenasi/#comment-31</link>
		<dc:creator>markus</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2008 16:43:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://victorsilaen.com/?p=53#comment-31</guid>
		<description>Yang saya sayangkan adalah, kenapa orang - orang yang memprotes RUU tidak membacanya terlebih dahulu. Saya menangkap kesan yang sangat kuat bahwa penolakannya membabi buta, seperti anda misalnya memakai patokan GKR Hemas, yang secara moral 'isinya' dipertanyakan, hahahaha.
Yang serius dikit dong bung, bacalah UU-nya sekali lagi, termasuk bagian - bagian penjelasannya. Para kuli tinta, bahkan pemilik playboy aja mensukuri UU ini (cek dulu isinya, baca dengan benar, hehehehe), jangan pakai standar DPD lah, lebih pintar dikit ngapa?

Remove your mental block....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang saya sayangkan adalah, kenapa orang - orang yang memprotes RUU tidak membacanya terlebih dahulu. Saya menangkap kesan yang sangat kuat bahwa penolakannya membabi buta, seperti anda misalnya memakai patokan GKR Hemas, yang secara moral &#8216;isinya&#8217; dipertanyakan, hahahaha.<br />
Yang serius dikit dong bung, bacalah UU-nya sekali lagi, termasuk bagian - bagian penjelasannya. Para kuli tinta, bahkan pemilik playboy aja mensukuri UU ini (cek dulu isinya, baca dengan benar, hehehehe), jangan pakai standar DPD lah, lebih pintar dikit ngapa?</p>
<p>Remove your mental block&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

