<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Kebebasan Beragama dan Beribadah di Indonesia</title>
	<atom:link href="http://www.victorsilaen.com/index.php/2008/10/15/kebebasan-beragama-dan-beribadah-di-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/10/15/kebebasan-beragama-dan-beribadah-di-indonesia/</link>
	<description>Rangkuman Tulisan dan Pemikiran Seorang Victor Silaen (VS)</description>
	<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 14:34:24 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
		<item>
		<title>By: Tiyo</title>
		<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/10/15/kebebasan-beragama-dan-beribadah-di-indonesia/#comment-354</link>
		<dc:creator>Tiyo</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 07:34:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://victorsilaen.com/?p=50#comment-354</guid>
		<description>1&#62; Perlukah ada keterangan agama apa di KTP seorang WNI? Kalau perlu, untuk apa? Untuk dibedakan? Lebih penting Golongan Darah (jika terjadi kecelakaan, info ini bisa jadi menyelamatkan nyawa) tapi justru ini sering diabaikan.
2&#62; Jika kebebasan beribadah dilindungi dalam UUD, peraturan2 di bawah UUD justru memutarbalikkan keadaan. Ibadah di rumah dianggap "liar". Rumah ibadah kesulitan mendapatkan perijinan. Banyak yang "terpaksa" liar. Beda dengan mesjid yang bahkan mengambil lahan milik negara, tak ada yang mempermasalahkan. Mungkin diselesaikan "secara kekeluargaan".
3&#62; Meskipun Islam adalah agama mayoritas, tidak secara otomatis mengubah mental "terzholimi" yang dimiliki beberapa gelintir grup sempalan (meski bukan grup yang dominan, tapi punya tempat tersendiri di media massa &#38; media maya). Hikmahnya: Golongan minoritas tidak perlu meniru mentalitas itu. Tidak perlu MERASA dizholimi, karena sudah BENAR-BENAR dizholimi.
4&#62; Dengan semangat double-standard yang begitu menggebu2, umat Islam tidak sadar apa yang akan terjadi kalau RI memberlakukan hukum2 Islam. Pasti menyesal kemudian.
5&#62; Tak ada salahnya menjadi negara sekuler. Sekuler bukan opposite (kebalikan/negatif) dari agama. Kesan yang timbul dari bicara sekuler adalah tidak beragama, sama dengan komunis (konteks tahun 65/PKI). Pemikiran sempit seperti ini yang terus menerus dipertahankan dan dipelihara, jadi bangsa Indonesia susah maju.
6&#62; Dalam menjalankan tugas, seorang penegak hukum harus lebih mematuhi hukum yang berlaku atau perintah atasannya? Itu dulu yang jadi prioritas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1&gt; Perlukah ada keterangan agama apa di KTP seorang WNI? Kalau perlu, untuk apa? Untuk dibedakan? Lebih penting Golongan Darah (jika terjadi kecelakaan, info ini bisa jadi menyelamatkan nyawa) tapi justru ini sering diabaikan.<br />
2&gt; Jika kebebasan beribadah dilindungi dalam UUD, peraturan2 di bawah UUD justru memutarbalikkan keadaan. Ibadah di rumah dianggap &#8220;liar&#8221;. Rumah ibadah kesulitan mendapatkan perijinan. Banyak yang &#8220;terpaksa&#8221; liar. Beda dengan mesjid yang bahkan mengambil lahan milik negara, tak ada yang mempermasalahkan. Mungkin diselesaikan &#8220;secara kekeluargaan&#8221;.<br />
3&gt; Meskipun Islam adalah agama mayoritas, tidak secara otomatis mengubah mental &#8220;terzholimi&#8221; yang dimiliki beberapa gelintir grup sempalan (meski bukan grup yang dominan, tapi punya tempat tersendiri di media massa &amp; media maya). Hikmahnya: Golongan minoritas tidak perlu meniru mentalitas itu. Tidak perlu MERASA dizholimi, karena sudah BENAR-BENAR dizholimi.<br />
4&gt; Dengan semangat double-standard yang begitu menggebu2, umat Islam tidak sadar apa yang akan terjadi kalau RI memberlakukan hukum2 Islam. Pasti menyesal kemudian.<br />
5&gt; Tak ada salahnya menjadi negara sekuler. Sekuler bukan opposite (kebalikan/negatif) dari agama. Kesan yang timbul dari bicara sekuler adalah tidak beragama, sama dengan komunis (konteks tahun 65/PKI). Pemikiran sempit seperti ini yang terus menerus dipertahankan dan dipelihara, jadi bangsa Indonesia susah maju.<br />
6&gt; Dalam menjalankan tugas, seorang penegak hukum harus lebih mematuhi hukum yang berlaku atau perintah atasannya? Itu dulu yang jadi prioritas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Diva Ardie</title>
		<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/10/15/kebebasan-beragama-dan-beribadah-di-indonesia/#comment-348</link>
		<dc:creator>Diva Ardie</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Sep 2011 15:21:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://victorsilaen.com/?p=50#comment-348</guid>
		<description>Memang kita hrs menyadari bhw Indonesia yg mayoritas islam tentu akan berusaha agar islam betul2 dominan dan tdk boleh d saingi oleh agama manapun. Yg menjadi persoalan ialah peraturan2nya tdk jelas yg bisa di tafsirkan macam2. Padahal kalau tegas2 saja tentu aman. Spt tdk boleh ada pembangunan sarana ibadah utk semua non muslim. Pasti aman2 saja. Tetapi umat islam dan pemerintahnya sok baik tetapi sebenarnya jahat banget.Akibatnya ialah tentu merugikan bgs ini secara keseluruhan krn menjadi bgs yg terkutuk. Sejak pengrusakan Gereja2 membunuh Pendeta2 juga umat Kristen maka bgs ini di tulahi Tuhan sejak 1998 dgn berbagai bagai musibah penyakit banjir longsor,angin puting beliung tsunami lapindo korupsi dan begitu hal2 yg lain di mana semuanya membuat bgs ini betul2 terpuruk. Bidang olah raga juga terpuruk dan tentunya sangat memalukan dan semuanya serba nggak kebetulan sial melulu.Maka saran saya bertobatlah berhentilah mengutuki umat Kristen krn bgs ini menjadi sangat terkutuk</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang kita hrs menyadari bhw Indonesia yg mayoritas islam tentu akan berusaha agar islam betul2 dominan dan tdk boleh d saingi oleh agama manapun. Yg menjadi persoalan ialah peraturan2nya tdk jelas yg bisa di tafsirkan macam2. Padahal kalau tegas2 saja tentu aman. Spt tdk boleh ada pembangunan sarana ibadah utk semua non muslim. Pasti aman2 saja. Tetapi umat islam dan pemerintahnya sok baik tetapi sebenarnya jahat banget.Akibatnya ialah tentu merugikan bgs ini secara keseluruhan krn menjadi bgs yg terkutuk. Sejak pengrusakan Gereja2 membunuh Pendeta2 juga umat Kristen maka bgs ini di tulahi Tuhan sejak 1998 dgn berbagai bagai musibah penyakit banjir longsor,angin puting beliung tsunami lapindo korupsi dan begitu hal2 yg lain di mana semuanya membuat bgs ini betul2 terpuruk. Bidang olah raga juga terpuruk dan tentunya sangat memalukan dan semuanya serba nggak kebetulan sial melulu.Maka saran saya bertobatlah berhentilah mengutuki umat Kristen krn bgs ini menjadi sangat terkutuk</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mico</title>
		<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/10/15/kebebasan-beragama-dan-beribadah-di-indonesia/#comment-60</link>
		<dc:creator>Mico</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 17:27:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://victorsilaen.com/?p=50#comment-60</guid>
		<description>Tolong definisikan yang Anda maksud 'penistaan agama'?. Faktanya bangsa Indonesia masih  banyak PR sehubungan dengan 'kebebasan agama dan menjalankan ibadah' seperti yang telah dituliskan oleh Bang Victor.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tolong definisikan yang Anda maksud &#8216;penistaan agama&#8217;?. Faktanya bangsa Indonesia masih  banyak PR sehubungan dengan &#8216;kebebasan agama dan menjalankan ibadah&#8217; seperti yang telah dituliskan oleh Bang Victor.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Victor</title>
		<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/10/15/kebebasan-beragama-dan-beribadah-di-indonesia/#comment-34</link>
		<dc:creator>Victor</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2008 14:43:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://victorsilaen.com/?p=50#comment-34</guid>
		<description>Bang Victor,

Masalahnya, menurut saya, adalah kita terlalu banyak berdiri dari 1 sisi saja, dimana dalam soal ini, kita hanya melihatnya dari kacamata 1 agama saja. Sehingga, muncullah istilah, 'mayoritas - minoritas'.

Ga salah sih, kalau kondisinya seragam dari Sabang-Merauke. Sayangnya, kondisinya ga seragam. Situasinya jadi kondisional tergantung siapa mayoritasnya dan siapa minoritasnya. Kesan yang saya tangkap, selalu mayoritas berusaha mengungguli dan menekan yang mayoritas.

Dalam kondisi seperti ini, penambahan kata "penistaan" bisa berakibat fatal, karena ada yang merasa diganggu.

Kalau boleh, saya mengusulkan bukan sebuah 'pembelaan diri' yang dibuat, tetapi sebuah 'pengungkapan fakta yang proporsional' kepada masyarakat dan kepada seluruh pemimpin, betapa karena masalah agama, kita semua sudah jadi seperti anak kecil.

Ya... saran aja, Bang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bang Victor,</p>
<p>Masalahnya, menurut saya, adalah kita terlalu banyak berdiri dari 1 sisi saja, dimana dalam soal ini, kita hanya melihatnya dari kacamata 1 agama saja. Sehingga, muncullah istilah, &#8216;mayoritas - minoritas&#8217;.</p>
<p>Ga salah sih, kalau kondisinya seragam dari Sabang-Merauke. Sayangnya, kondisinya ga seragam. Situasinya jadi kondisional tergantung siapa mayoritasnya dan siapa minoritasnya. Kesan yang saya tangkap, selalu mayoritas berusaha mengungguli dan menekan yang mayoritas.</p>
<p>Dalam kondisi seperti ini, penambahan kata &#8220;penistaan&#8221; bisa berakibat fatal, karena ada yang merasa diganggu.</p>
<p>Kalau boleh, saya mengusulkan bukan sebuah &#8216;pembelaan diri&#8217; yang dibuat, tetapi sebuah &#8216;pengungkapan fakta yang proporsional&#8217; kepada masyarakat dan kepada seluruh pemimpin, betapa karena masalah agama, kita semua sudah jadi seperti anak kecil.</p>
<p>Ya&#8230; saran aja, Bang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: farelaulia</title>
		<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/10/15/kebebasan-beragama-dan-beribadah-di-indonesia/#comment-25</link>
		<dc:creator>farelaulia</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 09:53:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://victorsilaen.com/?p=50#comment-25</guid>
		<description>Jangan samakan kebebasan beragama dengan penistaan agama &#38; jangan jadikan HAM sebagai tameng.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan samakan kebebasan beragama dengan penistaan agama &amp; jangan jadikan HAM sebagai tameng.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

