<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Antara Artalyta dan Mas/Bang Jaksa</title>
	<atom:link href="http://www.victorsilaen.com/index.php/2008/07/03/antara-artalyta-dan-masbang-jaksa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/07/03/antara-artalyta-dan-masbang-jaksa/</link>
	<description>Rangkuman Tulisan dan Pemikiran Seorang Victor Silaen (VS)</description>
	<pubDate>Sun, 05 Feb 2012 11:56:56 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
		<item>
		<title>By: Victor Silaen’s Article - Antara Artalyta dan Mas/Bang Jaksa</title>
		<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/07/03/antara-artalyta-dan-masbang-jaksa/#comment-142</link>
		<dc:creator>Victor Silaen’s Article - Antara Artalyta dan Mas/Bang Jaksa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 20:17:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://victorsilaen.com/?p=9#comment-142</guid>
		<description>[...] link [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] link [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Trinitati R Saragih</title>
		<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/07/03/antara-artalyta-dan-masbang-jaksa/#comment-6</link>
		<dc:creator>Trinitati R Saragih</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2008 02:12:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://victorsilaen.com/?p=9#comment-6</guid>
		<description>Sungguh gelap masa depan bangsa ini kalau aparat hukum sudah sama hitamnya dengan mafia.

"The joker" dalam film batman adalah seorang tokoh yang tak peduli dengan uang, tak bisa disogok. Keinginannya cuma satu menciptakan kekacauan di tengah masyarakat. Sayangnya dia berhasil mewujudkan keinginan jahatnya. Orang yang dikira penegak hukum dan aktif menyuarakan keadilan dan kebenaran, orang yang memiliki posisi penting di bidang hukum tak lain hanyalah orang yang berdua muka. 

Pesan yang disampaikan tokoh joker ini jelas, (menurutnya) manusia sebenarnya tidak punya moral, tidak ada prinsip kebenaran,yang ada adalah sisi hitam si manusia yang dia yakini selalu menang mengalahkan semua prinsip moral dalam diri seseorang: Semua tergantung situasi.

Dalam kasus artalyta, the joker adalah orang (kalangan tertentu) yang sudah kaya raya yang bisa mendikte hukum di negara ini. Teramat sangat disayangkan, kedua penegak hukum yang menjadi tersangka "memilih" masuk dalam dunia hitamnya mafia. Artalyta sendiri adalah seorang wanita yang bisa mengalahkan pria dengan senyuman dan manis kata-katanya. Cantik sih kagak, tapi dia cerdik dan licik (lihat aja dari pancaran matanya) sehingga kedua jaksa tersangka bisa bertekuk lutut di bawah kakinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sungguh gelap masa depan bangsa ini kalau aparat hukum sudah sama hitamnya dengan mafia.</p>
<p>&#8220;The joker&#8221; dalam film batman adalah seorang tokoh yang tak peduli dengan uang, tak bisa disogok. Keinginannya cuma satu menciptakan kekacauan di tengah masyarakat. Sayangnya dia berhasil mewujudkan keinginan jahatnya. Orang yang dikira penegak hukum dan aktif menyuarakan keadilan dan kebenaran, orang yang memiliki posisi penting di bidang hukum tak lain hanyalah orang yang berdua muka. </p>
<p>Pesan yang disampaikan tokoh joker ini jelas, (menurutnya) manusia sebenarnya tidak punya moral, tidak ada prinsip kebenaran,yang ada adalah sisi hitam si manusia yang dia yakini selalu menang mengalahkan semua prinsip moral dalam diri seseorang: Semua tergantung situasi.</p>
<p>Dalam kasus artalyta, the joker adalah orang (kalangan tertentu) yang sudah kaya raya yang bisa mendikte hukum di negara ini. Teramat sangat disayangkan, kedua penegak hukum yang menjadi tersangka &#8220;memilih&#8221; masuk dalam dunia hitamnya mafia. Artalyta sendiri adalah seorang wanita yang bisa mengalahkan pria dengan senyuman dan manis kata-katanya. Cantik sih kagak, tapi dia cerdik dan licik (lihat aja dari pancaran matanya) sehingga kedua jaksa tersangka bisa bertekuk lutut di bawah kakinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

